Urutan Eksekusi:


1. Pada waktu 0, hanya P1 yang ada, jadi P1 mulai dieksekusi.

2. Pada waktu 1, P2 tiba. P1 memiliki waktu tersisa 7, sedangkan P2 memiliki burst time 4. Karena P2 lebih pendek, P1 akan dihentikan dan P2 akan dieksekusi.

3. Proses berlanjut dengan cara yang sama, memprioritaskan proses dengan waktu tersisa terpendek.


Kesimpulan


Metode Shortest Remaining First (SRF) adalah algoritma penjadwalan yang efisien dalam mengelola proses dalam sistem operasi. Meskipun memiliki keuntungan dalam mengurangi waktu tunggu rata-rata, SRF juga menghadapi tantangan seperti overhead yang lebih tinggi dan potensi kelaparan bagi proses yang lebih lama. Oleh karena itu, pemilihan algoritma penjadwalan harus mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan spesifik dari sistem yang digunakan